kerusakan tagged posts

Bahaya Kerusakan Otak Di Balik Ekstasi

Gara-gara dari efek stimulan terkait juga membuat seseorang yg mengonsumsi di klub malam mampu menari atau berjoget dalam jangka waktu lama. Serta efek yang gak langsungnya adalah menimbulkan kecemasan dan membuat orang nekat melakukan sesuatu.

Kadar MDMA yang terlalu tinggi akan menyebabkan kerusakan caractère otak dalam hewan percobaan. Meski begitu seluruh responden dalam penelitian ini tidak dilaporkan mengalami gangguan kesehatan. Penelitian terbaru ini menyebutkan para pengguna ekstasi berpontensi lebih besar mengalami kerusakan otak. “Penelitian tersebut melihat toksisitas pada manusia atau hewan percobaan menggunakan obat tunggal. Tentu dampaknya jauh parah jika obatnya telah dicampur dengan berbagai obat lain, ” kata Doctor. Thomas Newton, profesor dri Baylor College of Medication. Terlebih jika seseorang mendapatkan overdosis akibat obat ini maka akan timbul gejala tekanan darah tinggi, memperburuk efek racun kardiovaskular, pingsan, serangan panik, dan di kasus berat mengakibatkan kelenyapan kesadaran serta kejang.

Dulk? tidak nyaman inilah yang bisa membuat orang ingin terus menggunakan ekstasi hingga akhirnya mengalami overdosis. Beberapa pemakai ekstasi yang hasilnya meninggal dunia karena terlalu tidak sedikit minum akibat rasa haus yang amat sangat.

Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan one unit Smartphone. Stimulan dalam ekstasi memacu sistem saraf pusat dan kandungan lain mempengaruhi kemampuan persepsi seseorang.

Kompas. com – Di balik kenikmatan sesaat yang ditawarkan pil ekstasi siapa sangka dampak kerusakan otak telah mengancam. Peneliti dari Australia bahkan menemukan pil ekstasi sering dicampur dengan penjuru jenis obat lain hingga dampak kerusakannya lebih buruk. Beberapa jam setelah orang mengonsumsi ekstasi akan dihasilkan penurunan kemampuan mental yang signifikan, terutama mempengaruhi memori dan bisa bertahan maka seminggu. Kondisi ini berbahaya jika seseorang melakukan perkerjaan kompleks seperti menyetir. Saat seseorang sudah menggunakan ekstasi dalam jangka lama, ia akan membutuhkan dosis yg semakin tinggi untuk mencapai rasa bahagia yang diinginkan.

Hingga akibatnya dapat membuat tubuh kita untuk terus bergerak. Beberapa orang yang mengkonsumsi ekstasi di temukan meninggal karena terlalu banyak minum air dikarenakan rasa haus yang amat sangat. Termasuk jenis zat psikotropika, dan biasanya diproduksi secara unlawful di laboratorium dan diterapkan dalam bentuk tablet lalu kapsul. “Mengonsumsi beberapa butir pil ekstasi akan menambahkan konsentrasi zat berbahaya di dalam darah dan ini bisa berbahaya. Hal ini hal ini karena minum satu pil saja konsentrasi MDMA dalam darah terus meningkat selama a few jam, ” kata Dr . Rod Irvine, ketua penelitian ini. Penelitian dilakukan kepada 56 orang yang pernah mengonsumsi ekstasi sedikitnya 5 kali sebelumnya. Para peneliti lalu mengumpulkan contoh pil dan mengukur kadar ECSTASY, zat kimia dalam ekstasi dari contoh darah pra responden tiap 5 quickly pull pasca mereka menenggak ekstasi.

Apabila dosis itu gak bisa tercapai, misalnya kalau seseorang berhenti memakai ekstasi, ia akan mengalami efek putus obat atau sakau. Dari awal pemakaian hingga seseorang mengalami ketergantungan ekstasi, obat terlarang ini dapat memberikan efek samping tuk kesehatan fisik dan emotional, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Gejala putus obat yang dapat dirasakan antara lain gelisah, bingung, lelah, sulit tidur, hingga depresi berat.

Read More